Editor : De Ola
Asahan, (JMG) – Proyek pengerjaan pembangunan rabat beton yang berlokasi di Dusun IV Desa Air Teluk Kiri Kec. Teluk Dalam Kab. Asahan terkesan asal jadi.
Baru sekitar setengah bulan dikerjakan, proyek yang memakai uang negara APBDes tersebut, terlihat pada badan jalannya banyak yang retak diduga campuran materialnya tak sebanding, antara semen, krikil dan pasirnya.
Beberapa warga sekitar proyek rabat beton di Dusun IV tersebut, saat ditemui Wartawan JMG, pada Sabtu (14/10/2023) lalu mengatakan, proyek itu baru sekitar setengah bulan selesai dikerjakan sudah terlihat banyak yang retak.
“Kira-kira setengah bulan yang lewat jalan cor ini selesai dikerjakan Pak, ini nampak macam kurang semennya dan ada yang sudah retak.
Pekerjanya, nampaknya Orang dari luar pak”, ucap warga itu kepada JMG.

Proyek pembangunan jalan setapak rabat beton tersebut berbiaya Rp. 190.000.000.- (Seratus sembilan puluh juta rupiah) bersumber dari APBDes Desa Air Teluk Kiri Tahun Anggaran (TA) 2024, dengan volume panjang 300 meter, lebar 3 meter dengan ketebalan 15 centimeter.
Nampak dari coran jalan setapak itu pasirnya terlalu banyak, tak sebanding dengan semen maupun krikil,
sehingga baru seminggu dikerjakan banyak yang retak, dan juga dikatakan salah seorang warga pekerja pembangunan rapat beton tersebut banyak orang dari luar desa, padahal warga Desa Air Teluk Kiri masih banyak yang membutuhkan pekerjaan.
Saat meliput ke lokasi, JMG beberapa kali mencoba menghubungi Kades Air Teluk Kiri via Hp Selular untuk konfirmasi namun tidak diangkat dan juga melalui pesan singkat tak dapat balasan, dan sayangnya sampai berita ini dimuat Kades Air Teluk Kiri masih
tetap tidak dapat dihubungi.
(Thd)












