Dihari Jadi Ke 61 Tahun Bank Nagari : Ditengah Daerah Digitalisasi Bank Nagari Siap Layani

Editor : De Ola

Muara Labuh, (JMG) – Di hari jadi Bank Nagari yang ke 61 tahun, tepatnya pada tanggal 12 Maret 2023. Dimana untuk wilayah Kabupaten Solok Selatan khususnya kecamatan Sungai Pagu. Bank Nagari cabang Muara Labuh memiliki wilayah kerja di tiga kecamatan yaitu kecamatan Sungai Pagu, kecamatan Pawuah Duo dan Kecamatan KPGD.

Dengan penuh hikmat Bank Nagari Muara Labuh kini menjadi bank yang lebih dekat dengan masyarakat, membantu di segala bidang usaha dan membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi masyarakat, dengan kenggihan-kecanggihan yang disediakan khususnya pelayanan perbank kan secara moderen dengan tren digital.

Kepala Bank Nagari Muara Rano Fardian Farid saat di jumpai di ruang kerjanya senin (13/03/2023). Mengatakan, bank Nagari dapat terus eksis keberadaan di dunia industri keuangan Provinsi Sumatera Barat selalu menjadi nomor Satu di Provinsi Sumatera Barat. Dan selalu menjadi Market leader untuk sektor perbank kan.

Reno Fardian Farid menjelaskan. Dimana aset bank nagari muara labuh pada tahun 2022 tumbuh 30 milyar atau sebesar 7,95% dari pada tahu 2021. Penyalulan kredit bank nagari muara labuh tahun 2022 tumbuh sebesar 6,51% yang terdiri dari kredit produktif dan kredit komsumtif. Dalam penghimpunan dana pihak ketiga dari masyarakat baik berupa tabungan, Giro masyarakat dan Deposito tumbuh sebesar 6,02%.

Selain itu Laba Bang Nagari Cabang Muara Labuh tumbuh menjadi 12,27%. Dan penyaluran KUR pada tahun 2022 adalah sebesar 21,22 Milyar. Untuk tahun 2023 target penyaluran KUR Bank Nagari cabang muara labuh sebesar 35 Milyar. Sampai Febuari 2023 telah di salurkan 3,5 Milyar.

Lebih jelas, pengucuran dana KUR untuk tahun 2023 dengan skema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun 2023 dari sisi persyaratan, memang betul-betul ke orang yang belum pernah menikmati kredit produktif, yang kedua walau pun ada pinjaman kredit KUR asalkan tidak ada pinjaman kredit produktif lainnya itu juga bisa cuman dengan bunga yang bertingkat, dengan persyaratan tertentu, usaha nya jelas kemudian mempunyai karakter yang bagus di tengah masyarakat, tidak pernah ada berita-berita negatif dari yang bersangkutan, seperti pemakaian dana KUR adalah orang yang taat pada PBB, tagihan air itu juga menjadi acuan bagi kami dalam menilai nasabah.

Jenis kredit Produktif ada dua skema, Kredit Program dan kredit Non Program. Untuk kredit KUR adalah Program dari Pemerintah Pusat selain itu juga ada Kredit peduli usaha mikro sampai dengan plafon 250 juta, dengan anggunan hampir sama dengan KUR dan bunga hampir-hampir mirip dengan KUR.

Kenapa itu di luncurkan ? Kata Reno, pada tahun 2022 kemaren, di pertengahan tahun kuota KUR sudah habis, makanya kantor pusat mengeluarkan KPUM.

Reno Fardian Farid berharap, dimasyarakan agar Bank Nagari menjadi Bank pilihan utama, terutama Bupati melalui Pemda Solok Selatan sangat Suport terhadap keberadaan Bank Nagari. Berharap tetap berjalan untuk tahun-tahun berikutnya, karena Bank Nagari ini adalah Bank nya orang Sumatera Barat, dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Kota dan Kabupaten. Dan harapan kepada masyarakat bisa menggunakan layanan kami baik Dana maupun Kredit, karena dari segi Dana Bank Nagari tidak kalah dari Bank-Bank Nasional lainya. Tutup Rano. ( Helfi Yulinda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *