Editor : Mas pay
Gunungkidul ( JMG ) – Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan, S. I. K., MH, membuka Sosialisasi dan Binlat Rekrutmen anggota Polri Tahun 2023, Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada senin ( 12/12/2022 ) bertempat di Taman Budaya Gunungkidul.
Hadir dalam acara tersebut Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri, S. I. K., beserta PJU Polres Gunungkidul, hadir pula Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta, Forkopimda Kabupaten Gunungkidul, Lurah se-Gununhkidul, Bhabinkamtibmas Polres Gunungkidul dan perwakilan pelajar di wilayah Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta menyampaikan sambutanya, atas nama Pemerintah Gunungkidul dan masyarakat mengucapkan terimakasih dengan adanya sosialisasi rekrutmen dan binlat yang diselenggarakan, berkali-kali saya sampaikan disetiap sekolah dalam pemberian sambutanya, salah satu yang tertinggi minatnya adalah minat menjadi anggota Polri.
“Animo yang luar biasa ini maka harus diarahkan, ” tegas Bupati Gunungkidul.
Untuk bisa bersentuhan langsung dengan Lurah dan Pamong, karena mereka apa bila menyebut aparat penegak hukum sudah tertanam rasa takut, maka kedepan Polri harus semakin dekat dengan forum-forum tertentu ( Lurah dan Pamong).
” Rekrutmen Polri Polri merupakan annimo yang luar biasa, karena kesejahteraanya sudah pasti dijamin oleh Negara,kami Pemda Gunungkidul akan mendukung sosialisasi yang dilaksanakan oleh Polres Gunungkidul, kami memberikan penghargaan kepada anggota Polri seperti kegiatan training center handayani yang saat ini sudah berjalan, ” tandasnya.
Sementara itu Kapolda DIY, Irjen Suwondo Nainggolan, S. I. K., M. H., menerangkan konsep kedepan penerimaan anggota Polri akan menjadi agenda pesta rakyat, karena berdasarkan annimo banyak anak di Gunungkidul yang sebenarnya punya bakat yang terpendam.
“Dari hasil sosialisasi nanti akan dinilai dan memiliki kriteria akan diantar diakomodasi sesuai kemampuan, ” terang Kapolda DIY.
Tidak ada orang berangkat dari kemewahan, semua butuh perjuangan, kita akan hadir dalam perjuangan adik-adik semua.
Di harapkan Lurah dan Bhabinkamtibmas dapat melatih adik-adik semua dalam tes nantinya, di harapkan adik-adik semua aktif membangun karakter pada saat disekolahan dan masyarakat guna membentuk kepribadian psikotes yang berjiwa pemimpin.
” Perlu menjadi perhatian bahwa umur adik-adik semua diangka 22 ( dua-dua) tahun sudah dilantik menjadi anggota Polri, sudah menjadi pemimpin berbeda dengan rekan-rekan lainya yang masih menganggur belum memiliki pekerjaan tetap, “paparnya.
Harus merubah karakter untuk menjadi pribadi yang dewasa, yang masih mempunyai jiwa menyontek untuk kehilangan, maka harus belajar dan bertanya sebelum ujian.
” Tes kesehatan untuk menguji kesehatan yang sebenarnya, di Polri ada tata cara khusus, yaitu kaki tidak boleh berbentuk X, kemudian kesehatan gigi harus rapi ( tidak boleh bolong) hal-hal apa yang harus dilakukan untuk tes kesehatan sesuai dengan peraturan Kapolri, “ungkapnya.

Bhabinkamtibmas untuk melatih untuk tes kesemaptaan jasmani, ajarkan mereka pada saat di kampung dan sekolahan, kemudian ajarkan mengenai ilmu pengetahuan seperti apa, semoga adik-adik di Gunungkidul banyak yang menjadi anggota Polri.
Pejabat Polri akan mempersiapkan anggaran yang akan digunakan untuk proses latihan, selama seleksi apa bila ada satu orang Polisi/oknum, yang bisa memasukan menjadi Polisi maka akan saya tindak langsung, agar bisa transparansi.
” Jangan ada yang tertipu dengan oknum yang menjanjikan memasukan adik-adik menjadi anggota Polri dengan iming-iming uang seratus juta sekian,”tutupnya.
Merekrut, melatih dan akan dilakukan perangkingan perayon, yang lulus tingkat Kabupaten akan diantar ke Polda oleh Bupati yang nantinya akan dilaksanakan seleksi ditahap selanjutnya.
( Mbah Pri )












