Editor : Jean
Tanah Datar – (JMG) Harapan masyarakat terhadap peningkatan infrastruktur nagari kembali mendapat perhatian. Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun 2026 mulai direalisasikan di Jorong Gunung, Nagari Tanjung Alam, dan Jorong Aua Barulak, Kabupaten Tanah Datar.
Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan jalan Lakuang Katelo–Kuto Basa serta jalan Polindes–Lapuang dengan total anggaran hampir Rp600 juta dan panjang penanganan mencapai sekitar 700 meter.
Masyarakat kedua wilayah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, yang dinilai telah memperjuangkan aspirasi pembangunan infrastruktur tersebut melalui program PISEW.
Ucapan apresiasi itu disampaikan Wali Nagari Tanjung Alam, Kadiman Dt. Simarajo Nan Kayo, dalam sambutannya pada kegiatan pengecoran perdana jalan yang dilaksanakan di Jorong Gunung, Nagari Tanjung Alam, Selasa (25/8/2026).
Kadiman mengatakan, perhatian Zigo Rolanda terhadap masyarakat Tanah Datar, khususnya wilayah Tanjung Alam dan Aua Barulak, cukup besar sepanjang 2026. Selain PISEW, perhatian tersebut juga diwujudkan melalui sejumlah program lainnya, termasuk kegiatan bedah rumah.
Tahun 2026 ini cukup besar perhatian Bapak Zigo Rolanda untuk Tanah Datar, khususnya Tanjung Alam dan Barulak. Ada program PISEW maupun kegiatan bedah rumah yang sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi efisiensi seperti sekarang ini,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi kebutuhan penting masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi, mobilitas warga, serta akses menuju berbagai fasilitas pelayanan.
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, S.E., M.M., menegaskan bahwa Program PISEW yang dilaksanakan di Tanjung Alam dan Aua Barulak merupakan murni aspirasi Zigo Rolanda selaku Anggota Komisi V DPR RI yang saat ini juga duduk sebagai anggota Badan Anggaran DPR RI.
Anton mengapresiasi perhatian tersebut, terutama karena Tanah Datar mendapatkan program PISEW pada tahun ini.
Untuk Tanah Datar, ini merupakan satu-satunya program PISEW yang dilaksanakan saat ini. Kita tentu sangat berterima kasih. Harus kita akui, meskipun suara beliau di Tanah Datar tidak signifikan, namun beliau tetap memberikan perhatian yang cukup besar untuk Tanah Datar,” kata Anton.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara mengenai perolehan suara dalam kontestasi politik, tetapi juga sejauh mana aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan dan diwujudkan melalui program pembangunan.
Sebelumnya, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kerja Sama Antar Desa Barta, Alges Wahyuni Saputra, melaporkan bahwa pelaksanaan PISEW Tahun 2026 tersebut mencakup dua lokasi, yakni Jorong Gunung dan Jorong Aua.
Program dengan nilai anggaran hampir Rp600 juta itu akan mengerjakan pembangunan infrastruktur jalan dengan total panjang sekitar 700 meter.
Realisasi program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi serta membuka konektivitas antarkawasan yang selama ini menjadi kebutuhan warga.
Kegiatan pengecoran perdana turut dihadiri Camat Tanjung Baru Yoghi Alfinder, tim teknis, perwakilan Dinas PUPR dan Bappeda Tanah Datar, serta sejumlah datuak, ninik mamak dan tokoh masyarakat dari kedua wilayah.
Dimulainya pembangunan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Jorong Gunung dan Jorong Aua Barulak. Di tengah keterbatasan anggaran pembangunan, hadirnya program PISEW menjadi bukti bahwa perjuangan aspirasi di tingkat pusat masih dapat ditarik menjadi program konkret yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat di nagari.
Bagi masyarakat Tanjung Alam dan Aua Barulak, jalan yang selama ini menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari kini perlahan mendapat perhatian. Mereka berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, dan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Apresiasi pun mengalir kepada Zigo Rolanda atas perjuangan menghadirkan program tersebut, sekaligus kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses realisasinya di lapangan. (RN)












