Editor : Jean
Tanah Datar – (JMG) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, digelar pada Senin (24/8/2026). Forum strategis tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah nagari bersama masyarakat dalam menyusun arah pembangunan yang akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Koto Baru Tahun 2027.
Kegiatan diawali dengan laporan sekaligus pemaparan rancangan RKP Nagari Koto Baru Tahun 2027 yang disampaikan Sekretaris Nagari Koto Baru, Gussalfiadi. Dalam pemaparannya, rancangan pembangunan menjadi bahan pembahasan bersama untuk memastikan program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memiliki manfaat nyata bagi nagari.
Musrenbang tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Sungai Tarab, Indra Darmanto, SKM., MKM., yang mewakili Camat Sungai Tarab, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Tarab Wedi yang mewakili Kapolsek, para Wali Nagari se-Kecamatan Sungai Tarab, unsur Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), Bundo Kanduang, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan bahwa proses perencanaan pembangunan nagari tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah nagari, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Wali Nagari Koto Baru, Nafri, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pemaparan terkait pelaksanaan Musrenbang Tahun 2026 sekaligus membuka secara resmi Musrenbang Nagari Koto Baru untuk penyusunan RKP Tahun 2027.
Menurutnya, Musrenbang merupakan ruang penting untuk menyatukan gagasan, aspirasi dan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan nagari.
Perencanaan pembangunan harus dibahas secara bersama-sama, sehingga program yang nantinya ditetapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak bagi kemajuan Nagari Koto Baru,” ujar Nafri.
Ia menegaskan, pemerintah nagari membutuhkan masukan dari masyarakat dan seluruh unsur terkait agar pembangunan yang dirancang tidak sekadar menjadi daftar kegiatan, tetapi memiliki skala prioritas yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.
Apresiasi untuk Wali Nagari Simpuruik
Di tengah berlangsungnya Musrenbang, Wali Nagari Koto Baru Nafri juga memberikan apresiasi khusus kepada Wali Nagari Simpuruik, Syahrial, yang hadir memenuhi undangan dalam kegiatan tersebut.
Nafri menilai kehadiran Syahrial menjadi bentuk dukungan sekaligus semangat kebersamaan antar pemerintahan nagari di Kecamatan Sungai Tarab.
Ia bahkan menyampaikan penghargaan secara langsung atas sikap Syahrial yang dinilai selalu berupaya hadir ketika mendapatkan undangan dari nagari lain.
Saya selaku Wali Nagari Koto Baru bersama seluruh perangkat nagari mengucapkan terima kasih banyak kepada Wali Nagari Simpuruik, Bapak Syahrial, yang telah berkenan hadir memenuhi undangan kami. Kehadiran beliau tentu menjadi bentuk kebersamaan dan dukungan bagi kami,” ungkap Nafri.
Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antar nagari harus terus diperkuat. Sebab, pembangunan daerah tidak akan berjalan maksimal apabila setiap nagari berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi dan semangat kebersamaan.
Musrenbang Nagari Koto Baru diharapkan menghasilkan rumusan prioritas pembangunan yang realistis, terukur dan sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan nagari.
Aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui forum tersebut selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan RKP Nagari Koto Baru Tahun 2027.
Dengan keterlibatan pemerintah nagari, unsur pemerintahan kecamatan, kepolisian, lembaga nagari, tokoh adat, Bundo Kanduang dan masyarakat, Musrenbang diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata.
Lebih dari itu, forum tersebut menjadi titik awal untuk memastikan setiap program pembangunan memiliki arah yang jelas, tepat sasaran dan benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Nagari Koto Baru. (RN)












