Jalan Desa Genengsari Hancur Berpuluh Puluh Tahun Gak Pernah Dibangun

Editor : Hari Styn

Boyolali ( JMG )  Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali desa Genengsari , kalurahan Genengsari jalan desa hancur. Senen 27 April 2026.

Berpuluh puluh tahun jalan desa Genengsari Hancur kecamatan Kemusu, salah satu warga yang enggan menyebut namanya mengatakan kalurahan Genengsari kecamatan Kemusu , Kabupaten Boyolali wilayah pelosok Boyolali Utara yang jarang tersentuh dan perhatian dari pemerintah pusat maupun lembaga hukum karena yang wilayahnya banyak hutan belantara, lalu dikemanakan dana desa yang selama ini digembar gemborkan pemerintah pusat yang katanya setiap tahun ada penggelontoran dana desa untuk membangun infrastruktur didesa.

Warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan jalan desa seperti desa Grogol, Genengsari dan masih banyak lagi di RT lain kalurahan Genengsari jalan desa semua dibangun dengan dana swadaya masyarakat sendiri dan gak pernah ada bantuan dana yang digembar gemborkan dari pemerintah, tapi kenyataanya semua jalan desa, takut dan semuanya ini berkat masyarakat dengan kesadaran tinggi tanpa ada cawe cawe pemerintah, paling paling kamu minta bantu kepala desa dirumahnya dan diberi semen hanya beberapa gelintir semen saja.

Kami mohon pemerintah kabupaten maupun propinsi dan pusat untuk memperhatikan desa jamu yang masih tertinggal jauh pembangunannya dari desa desa lain.

Kamu berdekatan dengan kalurahan Kedung Mulyo tapi pembangunannya masih lebih bagus Kedung Mulyo kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali jateng.

Desa kami Genengsari kecamatan Kemusu terletak diboyolali Utara sebelah selatan kecamatan Juwangi, pembangunan desa Kedung Mulya sudah bagus, tapi didesa kami Genengsari masih tertinggal jauh, rakyat banyak yang mengeluh karena kemiskinan tanah kami hanya hutan belantara, tanah kami juga kena terdampak pembangunan Waduk Kedung Ombo yang hingga kini sampe tiga generasi juga belum ada ganti rugi dari pemerintah, kami juga minta bantuan tokoh masyarakat eyang Jg Aswadi dari desa Kedung Mulyo untuk menyelesaikan tanah kami yang belum ada ganti rugi akibat pembangunan Waduk Kedung Ombo sekitar 1650 KK belum terselesaikan dan tanan, sawah, rumah kami yang terkena dampak pembangunan Proyek Kedung Ombo dari tahun 1980 hingga 2026 blm selesai dan belum ada ganti rugi dari pemerintah.

( Dwi N )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *