Padang, (JMG) – Pasca viralnya dugaan pencurian bio solar dari truk sampah di lingkungan PSDK Dinas Lingkungan Hidup, memancing komentar beragam dari netizen. Ada yang menghujat dan adapula yang membela apa yang dilakukan oknum di DLH Padang tersebut.
Pada akun tiktok Ismail Raja Tega yang telah ditonton puluhan ribu viewers itu terlihat jelas beberapa oknum sopir DLH Padang sedang menyalin bio solar dari tangki truk pengangkut sampah. Setelah dimasukkan ke jerigen, bio solar itu dimasukan ke sebuah mobil toyota berwarna hijau tua.
Diduga bio solar itu akan dijual kepada para mafia solar yang banyak di Kota Padang. Sebelum di jual, bio solar itu disinualir ditumpuk pada sebuah gudang yang terletak tak jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Air Dingin Padang.

Saat dikonfirmasi pada Luksani Kabid PSDK DLH Padang, dia mengakui bahwa beberapa oknum sopir yang viral di tiktok itu adalah stafnya. Dia mengakui baru mengetahui setelah viral di tiktok.
” Sopir yang ada di tiktok itu memang benar dari DLH Padang. Saya baru tahu setelah viral di tiktok”, ujarnya.
Luksani yang mengaku baru menjabat lima bulan sebagai Kabid PSDK juga mengatakan bahwa para sopir itu telah diberi sangsi dan diberhentikan dari sopir pengangkut sampah.” Para pelaku sudah diberi sangsi. Mereka tidak semuanya yang berstatus ASN. Kebanyakan dari mereka masih honor”, ungkapnya.
Luksani menambahkan apa yang terjadi itu diluar pengetahuannya selalu Kabid PSDK. Dirinya berkomitmen akan memberi sangsi bagi yang melanggar aturan. (Ism)












