DAERAH  

Pemko Padang Panjang Mantapkan Arah Pembangunan Lewat Musrenbang, Fokus pada Pemulihan dan Kota Berkelanjutan

Editor : De Ola

Padang Panjang, (JMG) — Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah. Melalui gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, Pemko memastikan perencanaan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Musrenbang berlangsung di Balai Kota, Selasa (31/3), dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah pembangunan tahun 2027 secara lebih terukur, inklusif, dan berkelanjutan.

Wali Kota Hendri Arnis membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa proses perencanaan tidak boleh sekadar formalitas. Ia meminta seluruh pihak mengutamakan kepentingan masyarakat sebagai fokus utama kebijakan.

Menurutnya, Musrenbang harus melahirkan gagasan-gagasan cerdas yang memberi nilai tambah bagi pembangunan daerah, terutama pada masa pemulihan pascabencana yang masih terus berjalan.

“Setiap rupiah anggaran harus kembali untuk masyarakat. Ini prinsip yang tidak boleh dinegosiasikan,” tegas Hendri dalam arahannya.

Ia menjelaskan bahwa Pemko Padang Panjang tengah memperkuat strategi pembangunan yang adaptif terhadap tantangan global, termasuk perubahan iklim, dinamika ekonomi, dan kebutuhan layanan publik yang terus berkembang.

Di bidang pendidikan, Hendri menyoroti peran Padang Panjang sebagai kota pelajar. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong hadirnya lebih banyak perguruan tinggi untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.

Selain itu, program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda juga terus diperkuat sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas SDM berbasis karakter, kreativitas, dan teknologi.

Di sektor pariwisata, Pemko memprioritaskan revitalisasi Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM). Tahun 2027, destinasi budaya ini ditargetkan menjadi pusat rujukan yang lebih representatif dan menarik.

Pemko menilai sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi daerah, terutama melalui konsep wisata budaya yang menjadi keunggulan Padang Panjang.

Untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, Pemko juga merencanakan pembangunan gedung parkir modern di kawasan Pasar Pusat. Infrastruktur ini akan mengurangi kemacetan sekaligus menambah kenyamanan pengunjung pasar.

Hendri menegaskan, pembangunan gedung parkir merupakan wujud perhatian Pemko terhadap penguatan pusat ekonomi lokal. Ia berharap fasilitas tersebut mendukung pertumbuhan UMKM dan pedagang kecil.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi. Ia menekankan pentingnya masukan yang konstruktif agar pembangunan semakin tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumatera Barat, Dina Febriyanti, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Pemko Padang Panjang dalam memperkuat perencanaan pembangunan.

Dina menilai Padang Panjang, meski berukuran kecil, memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Sumbar, terutama dalam sektor perdagangan eceran yang terus tumbuh.

Ia menyebut sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting agar pembangunan berjalan efektif, efisien, dan berdampak luas.

“Perencanaan yang matang dan sinergi lintas sektor adalah kunci keberhasilan pembangunan. Kami siap mendukung penuh,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Kepala Bidang Perencanaan Makro, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Bappeda, Sri Endang Mulyati, turut memaparkan rangkaian proses Musrenbang RKPD 2027.

Ia menjelaskan bahwa seluruh tahapan telah diintegrasikan dengan aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk melalui Musrenbang kelurahan dan kecamatan.

Sri Endang menambahkan bahwa dokumen RKPD menjadi dasar penting dalam proses penganggaran dan evaluasi pembangunan daerah. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara hati-hati dan komprehensif.

Ia menekankan bahwa prioritas pembangunan 2027 diarahkan pada penguatan ketahanan kota, peningkatan layanan publik, dan percepatan pemulihan sosial ekonomi pascabencana.

Musrenbang RKPD 2027 diharapkan melahirkan kesepakatan bersama tentang arah kebijakan pembangunan yang selaras dengan program pusat dan provinsi.

Dengan komitmen kuat dari seluruh unsur, Pemko Padang Panjang optimistis pembangunan 2027 akan semakin berdampak bagi masyarakat luas.

Musrenbang tahun ini menjadi bukti bahwa Pemko tidak hanya fokus pada program jangka pendek, tetapi juga pada penguatan fondasi pembangunan jangka panjang.

Melalui perencanaan yang matang, Padang Panjang diharapkan semakin maju, berdaya saing, dan menjadi kota kecil yang memberi kontribusi besar bagi kemajuan Sumatera Barat.(YB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *