Kapolres Tanah Datar Rangkul Niniak Mamak se-Kabupaten, Perkuat Sinergi Adat dan Kepolisian Jaga Luhak Nan Tuo

Oplus_16908288

Editor : Hari Styn

Tanah Datar ( JMG ) Kapolres Tanah Datar AKBP DR. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K. menggelar silaturahmi akbar bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta niniak mamak se-Kabupaten Tanah Datar, Rabu (28/1/2026), bertempat di Aula UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi antara kepolisian dan unsur adat guna menjaga ketertiban, keamanan, serta keharmonisan sosial di tengah masyarakat Luhak Nan Tuo.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya silaturahmi tersebut.
Bupati Tanah Datar yang diwakili Kepala Dinas PMDPPKB, Drs. Herison, menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret membangun kebersamaan antara pemerintah daerah, kepolisian, dan tokoh adat.

Pemerintah daerah sangat mengapresiasi inisiatif ini. Peran niniak mamak dan lembaga adat sangat sentral dalam menjaga nilai-nilai sosial serta menyelesaikan persoalan masyarakat secara arif dan bijaksana. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan untuk mewujudkan Tanah Datar yang aman, tertib, dan harmonis,” ujar Herison.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Dt. Andomo. Ia menilai langkah Kapolres Tanah Datar sebagai terobosan luar biasa yang patut dicatat dalam sejarah hubungan kepolisian dan lembaga adat di Tanah Datar.

Ini adalah langkah besar demi kebaikan Luhak Nan Tuo. Sepanjang sejarah, baru kali ini ada Kapolres yang secara khusus menginisiasi pertemuan terbuka dengan seluruh niniak mamak dan lembaga adat se-Tanah Datar. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh,” tegas Dt. Andomo.
Dalam paparannya, Kapolres Tanah Datar menjelaskan sejumlah inovasi strategis yang telah dan akan dijalankan Polres Tanah Datar dengan melibatkan peran aktif masyarakat serta tokoh adat. Inovasi tersebut difokuskan pada pencegahan masalah sosial, penguatan nilai adat dan keagamaan, serta penyelesaian konflik secara berkeadilan dan bermartabat.
Beberapa program unggulan yang disampaikan antara lain penguatan kampung berbasis nilai adat dan agama sebagai langkah preventif terhadap perilaku menyimpang, pembentukan Tim Restorative Justice (RJ) dan Rumah RJ sebagai wadah penyelesaian persoalan melalui musyawarah, penguatan komunikasi lintas generasi, serta program
“Baliak ka Surau” guna membangun karakter dan moral generasi muda.

Seluruh inovasi ini bermuara pada satu tujuan besar, yaitu menciptakan Tanah Datar yang kondusif, aman, dan madani. Kami menyadari bahwa menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa dilakukan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan peran aktif niniak mamak, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap AKBP Nur Ichsan.
Ia berharap silaturahmi ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan antara Polres Tanah Datar dan lembaga adat dalam menjaga ketenteraman serta memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan antara kepolisian dan pemangku adat demi masa depan Luhak Nan Tuo yang lebih aman, harmonis, dan bermartabat.

( RN )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *