Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Dita Agus Irawan (kiri) Bersama Para Pemenang Lomba Keserasian Busana.

Editor : Hari Styn

Boyolali ( JMG ) Di Gedung Cendana Kabupaten Boyolali terlihat berbeda pagi hari ini, Kamis (11/12/2025).

Bermacam – macam busana wastra nusantara dikenakan oleh ibu-ibu tamu undangan untuk memeriahkan Peringatan Hari Ibu Ke – 97 Kabupaten Boyolali.

Pada acara ini dimulai dengan berbagai hiburan seperti penampilan dari SLB B-C YPCM Boyolali dengan pertunjukan keroncong modern, band dan tarian.

Kemudian ada juga perform line dance dari Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI). Sebagai pembuka seremonialnya, paduan suara Lagu Indonesia Raya, Mars Hari Ibu dan Hymne Hari Ibu serta dua lagu hiburan dari Harpi Melati.

Disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali Ratri S. Survivalina, kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-97 ini diikuti oleh 800 peserta yang merupakan Gabungan Organisasi Wanita (GOW),

Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), anggota DPRD Perempuan, kader-kader KB, dan mitra-mitra dari DP2KBP3A.

Dengan adanya rangkaian acara Peringatan Hari Ibu ke-97 ini terdiri dari lomba gerak dan lagu dengan tema Tabolabale, lomba menghias tumpeng, dan lomba keserasian busana.

Kemudian dilanjutkan dengan resepsi Peringatan Hari Ibu dan seminar dengan narasumber dokter Tan Shot Yen, pelatihan keterampilan bagi anak korban kekerasan dan penguatan mental kepada korban kekerasan bagi 25 orang.

Selanjutnya pelatihan keterampilan bagi perempuan dan keluarga korban kekerasan serta penguatan mental bagi perempuan korban kekerasan sejumlah 25 orang.

Ada pula pemberian bantuan kemandirian untuk usaha bagi anak berupa satu set peralatan lukis dan satu set peralatan masak, bantuan kemandirian bagi perempuan korban kekerasan berupa satu set kandang ayam beserta ayamnya.

Mewakili Bupati Boyolali, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali Wiwis Trisiwi Handayani mengatakan, peringatan Hari Ibu ke-97 ini merupakan kesempatan yang ideal untuk menghargai peran dan pencapaian perempuan Indonesia dalam berbagai bidang. Selain itu, peringatan Hari Ibu juga turut mempromosikan kesetaraan gender, peran aktif perempuan dalam memajukan negara Indonesia dan memelihara keragaman budaya warisan perempuan Indonesia.

“Mari kita perkuat tekad untuk terus mendukung perempuan Indonesia agar semakin berdaya, terlindungi dan berperan aktif dalam setiap aspek kehidupan.” ajaknya.

Pada resepsi Peringatan Hari Ibu ke-97 itu, dilakukan pula Launching SIMAS KB (Sistem Informasi Keluarga Berencana) oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali Dita Agus Irawan.

Usai melaunching Simas KB, Dita juga menyerahkan piala penghargaan lomba-lomba kepada para pemenang.

( Dwi n)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *