Rapat Kordinasi Forkompinda Bahas Persiapan Penyambutan Nataru, Bupati Agus Iriawan Pemerintah Boyolali

Editor : Hari Styn

Boyolali ( JMG ) Untuk penyambutan dalam rangka persiapan Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Boyolali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rabu 10 Desember 2025.

Rapat kordinasi tersebut, yang dibuka langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, diikuti oleh Anggota Forkopimda Distrik Boyolali, Kepala Kantor Kementerian Distrik Boyolali, Kepala Kantor Kejaksaan Negeri Boyolali, Kepala Distrik, anggota Subdistrik dan Forkopimcam di Distrik Boyolali serta beberapa organisasi masyarakat.

Di dalam laporannya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali, Bambang Sutanto, menguraikan beberapa peran penting yang harus dijalankan oleh setiap pemangku kepentingan.

Di antaranya, Kodim 0724/Boyolali berperan dalam menjaga kondusifitas wilayah, kemudian Polres Boyolali berperan dalam pengamanan Festival Nataru.

Kemudian, ketersediaan pangan, stabilitas harga pasar, kondisi lalu lintas, dan layanan kesehatan selama Festival Nataru oleh OPD terkait.

Bupati Boyolali Agus Iriawan telah menyampaikan dalam sambutannya bahwa Rakor perlu dilaksanakan secara rutin setiap tahun agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Beliau berpesan kepada para pemangku kepentingan untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi sebaik mungkin dalam memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

“Dari berbagai langkah persiapan perlu dilakukan agar momentum (Nataru) dapat terlaksana dengan baik.

Salah satunya terkait ketersediaan kebutuhan pokok dan barang penting, termasuk dengan melakukan pemantauan dan pengoperasian pasar agar harga selalu terkendali, terutama ketersediaan dan stabilitas harga beras dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya,” ujar Bupati Agus.

Untuk sementara itu, Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto mengungkapkan dalam pengamanan Nataru, pihaknya akan melaksanakan Operasi Lilin Candi yang digelar selama 14 hari terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 yang mengutamakan tindakan preventif dengan melibatkan sebanyak 514 personel.

Selain dari itu, sepuluh Pos Pengamanan (Pospam) akan dibangun di beberapa titik di wilayah Kabupaten Boyolali.

Di antaranya, Pospam Ampel, Gerbang Tol (GT) Boyolali, GT Banyudono, GT Bandara Adi Soemarmo, dua Pospam di Rest Area A dan B, serta Posko Terpadu Kota atau di Gedung Siboba.

Adapun Menara Pengawal Bangak, Menara Pengawal Gereja Santa Maria, dan Menara Pengawal Cepogo Grawah.

( Dwi n )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *