Editor : De Ola
Padang Panjang, (JMG) – Berjalan kaki selama 30 menit tempuh jalur pintas, dengan nafas tersengal-sengal di seberang jalan, Walikota Hendri Arnis langsung tinjau lokasi bencana alam HIDROMETEOROLOGI yang memporak-porandakan kawasan Jembatan Kembar Silaing bawah bersama tim gabungan, Jumat (28/11/2025).
Dengan nafas tersengal dan pakaian berlumpur , Wako Hendri menyampaikan keprihatinannya atas semua bencana alam yang terjadi baru-baru ini menimpa Kota Padang Panjang.
“Saya jalan kaki dari arah Lembah Anai , kondisi jalan putus . Lalu , Saya berjalan selama 30 menit tempuh jalur pintas untuk sampai kesini . Sana-sini kelihatan pembersihan, namun belum aman untuk dilewati, Saya sangat melarang warga Masyarakat lewat disana,”kata Hendri.
Dilokasi Bencana , beberapa alat berat terus berupaya membersihkan material longsor seperti bebatuan campur kayu dan lumpur. Tim gabungan dari berbagai unsur berjibaku melakukan evakuasi terhadap warga yang tinggal diseberang, terutama bagi rumah-rumah yang tidak lagi aman ditempati.
Diketahui, Provinsi Sumatera Barat termasuk Kota PadangPanjang telah menetapkan status Tanggap Darurat bencana menyusul bencana alam cuaca ekstrim Hidrometeorologi yang berpotensi longsor di beberapa titik lokasi.
“Kita sudah dalam status Tanggap Darurat Bencana. Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengevakuasi masyarakat yang berpotensi terdampak dan membawanya ketempat aman. Selanjutnya kita mengamati titik-titik yang perlu perbaikan mulai dari sekarang,”tambahnya.
Hendri juga mengatakan, percepatan pembersihan material longsor bencana menjadi prioritas agar bantuan dari berbagai pihak bisa segera masuk ke Kota Padang Panjang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak , TNI/POLRI, BASARNAS, SATPOL-PP DAMKAR, DISHUB, PMI ,TAGANA, BPBD serta tim medis dan relawan yang telah bekerja keras mengevakuasi warga dan membersihkan puing-puing bencana alam ini . Semoga bencana alam cepat berlalu dan daerah kita Padang Panjang segera pulih kembali”.
(HERI).












