Narkoba Semakin Marak Di Bagan Asahan, Warga Desak Kapoldasu, Bupati Beserta Forkopimda Turun Memberantas

Asahan, (JMG) – Akibat maraknya peredaran narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) serta judi online (Judol), Warga masyarakat Desa Bagan Asahan Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Bagan Asahan Anti Narkoba dan Kejahatan (KOMBATAN), menyurati Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) di Medan, serta Bupati dan Unsur Forkopimda.

Dalam surat laporannya tertanggal 02 Pebruari 2025 yang ditandatangani 66 Orang warga tersebut, masyarakat Bagan Asahan mendesak Kapolda Sumut, Bupati Asahan, Kapolres Asahan serta Dandim 0208 Asahan, untuk sesegara melakukan tindakan tegas memberantas segala bentuk kejahatan terutama sekali peredaran Narkoba yang semakin parah dan menjamur di Desa Bagan Asahan, desa yang terletak di pinggiran laut selat malaka itu.

Dalam surat yang ditujukan ke Kapolda dan Forkopimda Asahan serta tembusannya disampaikan ke Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto di Jakarta, warga meminta secara tegas agar segala bentuk kejahatan dapat diberantas, kerena akibat maraknya narkoba yang semakin parah terjadi di Bahan Asahan telah berdampak terhadap rusaknya moral remaja serta semakin menghancurkan kehidupan perekonomian masyarakat di Desa Bagan Asahan.

Beberapa warga Bagan Asahan yang turut menandatangi surat ke Kapoldasu tersebut, kepada awak media JMG, Minggu (02/02/2025) sore, mengatakan bahwa peredaran narkoba di Bagan Asahan telah lama terjadi bahkan sampai saat ini peredaran barang haram jenis sabu-sabu tersebut sudah semakin luas peredarannya bak menjual kacang goreng ditengah-tengah pemukiman masyarakat yang sangat padat penduduk, baik Desa Bagan Asahan, Bagan Asahan Pekan serta di Desa Bagan Asahan Baru yang masuk dalam wilayah Kecamatan Tanjung Balai.

“Soal Narkoba ni sudah sangat parah di desa kami ini, belum ada nampak tindakan dari aparat, peredarannya nampak semakin menjamur, agen dan bandarnya semakin merajalela mengedarkannya, kalau soal narkoba di Bagan ni sudah tak menjadi rahasia umum lagi. Tak sedikit anak-,anak kami disini rusak moral, rusak mentalnya akibat narkoba itu, bahkan gara – gara maraknya narkoba dan judi slot semakin hancur pulak ekonomi masyarakat dibuatnya, akibat narkoba ini juga banyak terjadi pencurian, perkelahian”, keluh warga itu.

Lebih jauh warga tersebut mengatakan, bahwa surat yang ditujukan ke Polda Sumut yang intinya meminta agar aparat hukum yang terkait untuk turun secepatnya menindak, melakukan penangkapan bagi pengedar, agen serta bandar narkoba, mengingat bahwa persoalan narkoba di Desa Bagan Asahan cukup viral bukan hanya viral bagi masyarakat Asahan tapi sangat viral bagi masyarakat di Sumatera Utara”, ungkapnya.

Selain disampaikan kepada Presiden Jenderal Prabowo Subianto di Jakarta, tembusan surat masyarakat Bagan Asahan yang ditandatangani 66 Orang warga tersebut, juga disampaikan kepada Kapolri, Kepala BNN Pusat, Kepala BNN Provinsi Sumut di Medan, Ketua DPRD Asahan, Kepala BNK Asahan, Camat Tanjung Balai, serta sejumlah aktivis LSM dan Insan Pers.
(thd/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *