PEREDARAN HP ILLEGAL DI BATAM SEMAKIN MERAJALELA

Batam, (JMG) – Sebagai kota Otorita, Batam menjadi pusat bisnis yang menjanjikan. Para pengusaha berambisi untuk meraup rupiah sebanyak banyaknya. Tak terkecuali pengusaha barang-barang illegal.

Sebagai kota yang bertetangga dengan Singapura, Batam menjadi tujuan utama barang-barang illegal. Salah satunya adalah handphone/HP.

HP jenis Iphone dan Samsung yang berharga tinggi adalah beberapa contoh yang diselundupkan dari Singapura ke Batam. Setelah sampai di Batam, HP tersebut ada yang kembali ke Singapura dan dimasukkan lagi ke Batam untuk bisa dibuka IMEI-nya.

Hasil investigasi JMG dibeberapa pusat penjualan HP illegal yang berada di Mall dan Plaza di Kota Batam didapat informasi bahwa peredaran HP illegal sangat marak terjadi. Bahkan terkesan para pelaku penjualan HP illegal tidak takut dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

Seperti yang terjadi di Lucky Plaza yang terletak di kawasan Nagoya Batam. Sebagai salah satu pusat penjualan HP illegal di Kota Batam, para pedagang di Lucky Plaza dengan santai tanpa takut menjajakannya pada para pengunjung.

Harga yang dtawarkanpun bervariasi. Tergantung pada kondisi HP dan IMEI yang ada di HP itu.

Rudi (nama pinjaman) salah seorang pedagang yang didatangi JMG menerangkan terkait HP jenis Iphone dan Samsung yang diperjualbelikan di tokonya. Kondisi HP bagus tanpa IMEI dengan kondisi yang telah memiliki IMEI sangat jauh perbedaan harganya.

” Kalau HP tanpa IMEI dengan HP memiliki IMEI harganya lumayan jauh beda. Bila ingin mendapatkan IMEI gampang juga caranya. Pergi saja ke Singapura dulu dan nantinya balik ke Batam untuk mendapatkan IMEI dari Bea Cukai”, ujarnya.

Rudi menambahkan hampir seluruh toko yang ada di Lucky Plaza menjual Iphone dan HP jenis lainnya secara illegal. HP illegal tersebut didapat dari agen-agen dan distributor illegal yang ada di Batam.

Saat ditanyakan apakah tidak ada APH yang datang untuk melakukan penertiban dan penangkapan, Rudi menjawab sambil tersenyum. ” Disini hampir semuanya menjual HP illegal. Bila ada info razia oleh APH, maka kami akan sembunyikan dulu HP illegal tersebut. Setelah razia bocor, maka tidak akan ada HP illegal yang diamankan dan penjual yang ditangkap”, ungkap Rudi. (Tim)

Penulis: TIM JMGEditor: De Ola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *