Editor : De Ola
Jombang ( JMG ) Dikabupaten Jombang Jatim ada sebuah makam keramat yang terkenal angker tepatnya di Dusun Grobogkan Jombang. Kamis 25 Agustus 2024.
Diawali dengan perjalanan saya dari Bali menuju Boyolali kami mampir dan istirahat diwarung kecil dipinggir jalan dan warungnya sederhana tapi menunya komplit dengan menu tradisional khas Jombang. Kami minta untuk dibikinkan kopi jahe, warungnya lumayan rame walaupun hanya warung kecil dan sederhana karena pemilik warung seorang wanita muda cantik dan ramah.
Kami ngobrol ngalor ngidul dengan beberapa warga setempat yang ada diwarung kecil sambil menyeruput kopi jahe hangat dengan gula aren yang segar sambil melirik pemilik warung yang aduhai cantiknya ? ada seorang kakek – kakek datang dan duduk disamping saya minta untuk dibikinkan kopi pahit gak pakai gula. Kami ngobrol dan kakek itu bernama Mbah Giyat juru kunci makam keramat itu, Mbah Giyat bertanya darimana nak ? Saya dari Bali mau pulang Boyolali Jawa Tengah Mbah jawab saya” kok tebihmen ( kok jauh sekali).

Saya penasaran untuk bertanya”? Mbah tadi embah bilang juru kunci makam keramat, makam siapa mbah’? Mbah jawab saya tidak tau pastinya itu makam siapa nak. Cuma konon dahulu ini makam cikal bakal Dusun Grobogkan yang dimakan Ngabehi ( yang artinya sak kabehe/ seluruhnya ). Kami berbincang sejenak sambil ngopi dan makan dan Mbh Giyat juga makan nasi liwet sambel terasi, selesai makan aku membayarnya semua makan dan minum kopi juga makanya, lalu Mbah Giyat aku bayari semua, lalu sang juru kunci mengajak masuk ke makam keramat ini.
Kemudian kami masuk kelokasi makam yang tidak jauh dari warung tadi, suasana sangat mencekam keangkeran saya rasakan bulu kuduku merinding ., disiang bolong nampak bayangan bayangan hitam berkelebat diantara pepohonan besar yang rindang. Udara terasa sejuk karena rindangnya pepohonan besar yang menutupi langit langit dari teriknya matahari, saya merasakan sekali hawa mistis yang manakutkan, disitu saya mendengar suara suara aneh seperti orang ketawa ketawa, ada suara gamelan seperti ada wayang kulit, ada suara orang menangis padahal disiang bolong, kata Mbh Giyat baru kali ini disiang hari ada suara suara aneh.
Mbah Giyat diam sejenak mulutnya komat Kamit seperti membaca mantra atau komunikasi dengan penghuni makam keramat itu, Mbh Giyat menjelaskan bahwa saya tidak di ijinkan mevidio lokasi makam ini, tapi boleh mefoto saja. Mbah Giyat menceritakan Konon dipohon besar itu sering muncul seekor ular naga besar dikepalanya ada rambutnya panjang, konon ular besar itu jelmaan pusakanya Prabu Brawijaya Raja Majapahit V. Mbah Giyat mengatakan bahwa dibawah pohon besar itu sering didatangi orang untuk bertapa disitu, banyak yang datang dari jatim, dari luar Jawa kebanyakan para pejabat yang datang ziarah kemakam itu.
Mbah Giyat menjelaskan dari cerita para pinisepuh itu dulunya makam seorang tokoh sakti mandraguna dari kraton Majapahit. Jelasnya. ( Dwi Nurbiyanto )












